Showing posts with label NEWS. Show all posts
Showing posts with label NEWS. Show all posts

Monday, February 26, 2018

Teror Kiai di Ponpes Kediri Hoax, Ini Cerita Sebenarnya

Riyanto Gempol (tengah baju biru peci putih)/Foto: Andhika Dwi Saputra
Kediri - Penyebar informasi bohong bahwa telah terjadi teror dan pengancaman di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso Mojo Kabupaten Kediri akhirnya terbongkar. Adalah Riyanto Gempol (50) warga asal Ngawi, Jawa Timur yang melakukannya. 

Riyanto adalah seorang pengunjung ponpes yang hendak bersilaturahmi dengan salah seorang kiai pengasuh ponpes. Tiba-tiba saja Riyanto memberikan kabar dan informasi kepada polisi serta petugas keamanan pondok bahwa dirinya telah di ancam dan disandera oleh 3 orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam pada Senin (19/2/2018).

Riyanto mengaku khilaf saat mengarang cerita tersebut. Tetapi kekhilafan Riyanto telah membawa korban. Seorang pria bernama Abdul Aziz asal Situbondo sempat diamankan polisi.

"Saya tidak bermaksud melakukan hal-hal di luar batas dan terus terang saya khilaf atas berita dan kabar bohong ini," kata Riyanto di hadapan para pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Senin, (26/2/2018).

Riyanto meminta maaf atas kelakuannya yang telah membuat laporan palsu ke polisi. "saya minta maaf pada semua pengurus pondok, umat muslim, dan juga bapak polisi yang sudah repot menyelidiki kasus teror di ponpes Al- Falah. Semua keterangan yang saya berikan ke polisi pada awal laporan saya adalah tidak benar dan itu tidak terjadi pada saya," imbuh Riyanto sambil sesekali mengusap air mata.

Menurut perwakilan Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Muhammad Thoif, pihaknya bersyukur dengan sikap Riyanto yang mengakui informasi yang ia sampaikan bohong dan tidak benar.

Riyanto Gempol Meminta maafRiyanto Gempol Meminta maaf (Foto: Andhika Dwi Saputra)
"Saya bersyukur semuanya sudah clear dan beres terkait masalah teror ini," jelas Gus Thoif.

Gus Thoif juga menambahkan jika persoalan ini tidak akan diperpanjang dan dipermasalahkan lagi, karena Riyanto memang awalnya hanya sebagai pengunjung pondok, bukan santri maupun alumni santri.

"Kami sudah dengar bersama apa yang dikatakan pak Riyanto, atas informasi yang merisaukan tersebut adalah tidak benar, dan kami tidak memperpanjang persoalan tersebut," kata Gus Toif.

Berdasar pantauan detikcom di lokasi, dalam press release yang digelar di Ponpes Ploso Kediri tersebut Riyanto berkali-kali menyeka air mata dan meminta maaf dengan menciumi tangan pada keluarga besar Ponpes Ploso atas tindakan yang telah dilakukannya. 

Detikcom berusaha mengkonfirmasi pengakuan Riyanto Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi. Namun Anthon belum bisa dihubungi.

Dugaan teror penyerangan kiai di Ponpes Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri terjadi pada Senin (19/2/2018) lalu. Riyanto saat itu sedang berkunjung sebagai tamu ke Ponpes Al Falah Ploso untuk menemui salah seorang kiai.

Dia mengarang cerita bohong kepada pihak keamanan pondok, bahwa baru saja dia didatangi tiga orang pria berbadan kekar. Dua diantara pelaku melumpuhkannya dengan cara menodongkan pisau dan menarik tangannya ke belakang. Sedangkan satu pelaku mengawasi.

Para pelaku mencari salah satu kiai untuk dibunuh. Tetapi, tiba-tiba pelaku mengibaskan sapu tangan ke arah Riyanto, sekejap mereka menghilang. Keterangan palsu ini ternyata juga disampaikan Riyanto saat di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) oleh pihak kepolisian. 

Akibat keterangan palsu Riyanto ini, pihak keamanan ponpes akhirnya mengamankan salah seorang pria yang kebetulan ingin bertemu dengan kiai. Pria tersebut adalah Abdul Azis, asal Situbondo. Penangkapan Azis ini menjadi viral karena foto-fotonya dikirimkan ke berbagai media sosial. 

Polda Jatim telah memeriksa kejiwaan Aziz selama dua hari di RS Bhayangkara Polda Jtaim. Dan hasilnya, Aziz tidak gila. "Iya hasilnya sudah keluar, dia (Aziz) dinyatakan tidak gila," ujar Barung saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu. 


sumber : news.detik.com

Tiga Polantas Dihukum Kenakan Rok, Ini Penyebabnya

Wakasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Ridho Rafika memimpin apel di Tugu Adipura, Selasa (20/2/2018). Tiga personel dengan capaian tilang terendah dihukum mengenakan rok (sebelah kanan). (Deni Zulniyadi)

BANDAR LAMPUNG (Bandar.ID) - Tiga anggota polisi lalu lintas (polantas) Polresta Bandar Lampung dihukum oleh komandannya dengan cara disuruh mengenakan rok saat apel pagi, di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Selasa (20/2/2018).
Seperti biasa, Satlantas Polresta Bandar Lampung sepekan sekali, setiap Selasa menggelar apel sekaligus analisa dan evaluasi (anev). Saat apel itu personel yang tidak mencapai target akan dihukum. Hukumannya cukup unik yakni diminta mengenakan rok dan baris didepan rekan rekannya saat apel.
Saat dikonfirmasi, Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung AKP Ridho Rafika membenarkan jika hal tersebut merupakan hukuman untuk anggota yang tidak mencapai target.
Menurut dia, setiap anggota Satlantas diberi target harian yakni minimal lima tilang setiap hari bagi anggota yang betugas di pos, sedangkan bagi staf Satlantas target dua tilang.
"Hukuman ini merupakan bentuk pembinaan kepada anggota. Motivasi supaya ada rasa malu dengan teman-temannya," kata Ridho, Selasa (20/2/2018).
Selain pembinaan anggota, tujuan utama target tilang ini adalah upaya menciptakan kamsetibcarlantas di Kota Bandar Lampung. "Lebih berdosa mana, membiarkan ada orang yang tidak menggunakan helm atau membiarkan orang melangggar rambu lalu kemudian menyebabkan kecelakaan, atau menilangnya. Jika dibiarkan kemudian terjadi kecelakaan lalu lintas, artinya anggota tersebut termasuk menyebabkan kecelakaan juga," kata dia.
Selain memberi hukuman, anggota yang berprestasi juga diberi penghargaan. Selain hukuman mengenakan rok, anggota yang terlabat apel juga dihukum push-up, hormat, dan hukuman lainnya yang sifatnya memberi efek jera.
"Ada reward dan punishment tentunya. Jika dihukum seperti itu secara psikologi dia kan malu dilihat masyarakat, teman-temannya," kata dia.

Polisi Tangkap 4 Orang Penyebar Hoaks di Lima Kota


Jakarta (Bandar.ID) - Petugas Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri dan Direktorat Kamsus BIK menangkap empat orang dari kelompok Muslim Cyber Army. Mereka diduga menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial. 

"Telah dilakukan penangkapan secara serentak di lima kota (Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang, dan Palu) terhadap kelompok inti pelaku ujaran kebencian Muslim Cyber Army (MCA) yang tergabung dalam Whatsapp Group The Family MCA," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Februari 2018. 
Fadil menyebut dari penyelidikan diketahui grup itu sering melempar isu yang provokatif di media sosial. Seperti isu kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan penyerangan terhadap nama baik presiden, pemerintah, serta tokoh-tokoh tertentu.

"Termasuk menyebarkan virus yang sengaja dikirimkan kepada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima," beber dia. 

Fadil mengungkapkan penangkapan pertama dilakukan pada Senin, 26 Februari 2018 sekitar pukil 06.00 WIB. Petugas menangkap ML di Sunter Muara, Tanjung Priuk, Jakarta Utara. 

Selanjutnya pada pukul 09.15 WIB, petugas menangkap RSD di rumahnya di Kecamatan Gabek, Kabupaten Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung. 

Selanjutnya pada pukul 12.20 WIB petugas kembali menangkap RS di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Polisi turut menangkap Yus di Kelurahan Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal Sumedang. 

Akibat perbuatannya, polisi menjerat keempatnya dengan Pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau pasal  Jo pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau pasal 33 UU ITE. 

Terkait penangkapan itu, polisi terus mendalami pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyebaran ujaran kebencian itu. 

sumber : lampost.co

KPK Minta Mustafa Fokus Hadapi Proses Hukum


BANDAR LAMPUNG – KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Bupati Lampung Tengah Mustafa untuk fokus menghadapi proses hukum. Pria yang juga akan maju sebagai calon gubernur Lampung ini tersangkut kasus dugaan suap persetujuan pinjaman daerah kepada DPRD Lampung Tengah.
Mustafa yang menjadi salah satu kontestan Pilgub Lampung 2018 tersebut saat ini menyandang status tersangka dugaan suap.
“Karena proses hukum kan harus dihadapi sudah setelah menjadi tahanan KPK. Jadi kami pikir lebih baik fokus pada proses hukum ini saja dulu,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/2).
Febri mengatakan pihaknya tak peduli meski Mustafa sempat menyampaikan soal pencalonan dirinya saat akan dan usai diperiksa penyidik KPK. Menurut dia, masyarakat tentu cerdas dalam memilih pemimpin, apakah yang dipilih terkait dengan kasus korupsi atau tidak.
“Saya kira masyarakat akan sangat cerdas untuk melihat apakah yang akan dipilih adalah orang-orang yang terkait dengan kasus korupsi atau tidak,” tuturnya.
“Sebaiknya dipilih orang-orang yang benar-benar bisa memimpin atau pemimpin yang bersih sehingga bisa menyejahterakan rakyatnya,” kata Febri.
Menurut Febri, pihaknya juga tak akan memberikan izin dengan menangguhkan penahanan Mustafa agar bisa melakukan kampanye di Lampung. Selama ini tak ada calon kepala daerah yang telah ditetapkan tersangka diizinkan untuk berkampanye.
“Tapi saya kira tidak pernah ada preseden seperti itu sebelumnya soal penangguhan penahanan ya, apalagi untuk alasan Pilkada di daerah,” ujarnya.
Tetap optimis menang
Pada Pilgub Lampung 2018, Mustafa yang berpasangan Ahmad Jajuli mendapat nomor urut 4. Pasangan Mustafa-Jajuli ini diusung oleh Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Hanura.
Usai menjalani pemeriksaan Mustafa yakin dirinya tetap menang dalam pesta demokrasi lima tahunan di Lampung itu. Mantan Ketua DPW NasDem Lampung itu mengklaim masyarakat menginginkan dirinya memimpin untuk lima tahun ke depan.
“Saya kira kalau saya liat antusias rakyat Lampung saya akan menang. Makanya saya pikir niat lurus maju terus nomor empat oke, kece,” kata dia. Mustafa menyebut partai pengusungnya tetap kompak untuk memenangkan dirinya bersama Jajuli.
Tiga partai pengusung itu, kata Mustafa solid dan telah menyadari keinginan masyarakat Lampung agar dirinya dan Jajuli bisa merebut posisi gubernur dan wakil gubernur.
“Mereka akan terus berjuang melihat arus bawah di Provinsi Lampung. Ada keinginan kuat menginginkan saya menjadi gubernur,” tuturnya.
Tersangka dugaan suap
Mustafa bersama Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, Anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto, dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap persetujuan pinjaman daerah kepada DPRD Lampung Tengah.
KPK menduga ada permintaan Rp1 miliar dari pihak DPRD Lampung Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terkait pengajuan pinjaman dana daerah sebesar Rp300 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Guna mendapat pinjaman daerah dari PT SMI dibutuhkan surat pernyataan yang disetujui dan ditandatangani bersama antara DPRD Lampung Tengah sebagai persyaratan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT SMI.
Mustafa diduga memerintahkan jajarannya untuk mengumpulkan uang sekitar Rp1 miliar sebagaimana permintaan DPRD Lampung. Uang tersebut dikumpulkan dari kontraktor sejumlah Rp900 juta dan Rp100 juta diambil dari dana taktis Pemkab.

sumber : fajarsumatera.co.id

Sunday, February 25, 2018

Aktivis Kecam ATM Bawah Laut Pahawang, Ini Kata Bupati Pesawaran

ATM Bank BRI Lampung yang berada di bawah laut Pahawang berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia), Kamis (22/2/2018). Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG – AKTIVIS pecinta lingkungan mengecam ATM BRI bawah laut di Pulau Pahawang, Pesawaran, karena dianggap dapat merusak habitat laut.
ATM BRI bawah laut Pahawang ditempatkan pada spot diving dan diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan karena keunikannya.
Sebelumnya, ATM bawah laut tersebut telah mendapatkan penghargaan dari MURI.
Bupati Pesawaran Dendy Romadhona membenarkan BRI Lampung mengantongi izin penempatan ATM itu.
“Ini aspirasi masyarakat Pulau Pahawang. Peletakan rumpon masukan dari masyarakat di tempat terumbu yang memang selama ini sudah hancur. Agar tidak merusak tempat yang lain. Mereka fokus di satu spot saja. Spot yang lain biar lestari,” kata Dendy seperti dikutip dari Lampungpro.com, Minggu (25/2/2018).
Dendy meminta masyarakat tidak melihat hal tersebut sebagai sebuah permasalahan.
“Pada saat bom dan sampah serta pengerusakan alam, kok enggak ada yang ribut. Kenapa pada saat masyarakatnya membuat wisata buatan rekayasa dibantu BRI banyak yang ribut,” kata Dendy.
Keributan tersebut, menurut Dendy, karena ada oknum yang selama ini iri dengan Pesawaran.
Setiap bantuan masuk ke Pesawaran bukan ke tempat dia. “Masyakarat yang mana? Yang ribut medsos,” kata Dendy.
Penempatan tiga unit mesin ATM BRI di spot diving Pahawang ternyata sudah mengantongi izin dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung sebagai Program Teras BRI Nusantara.
Dalam surat tertanggal 30 Januari 2018 yang ditujukan kepada Kantor Wilayah BRI Lampung dengan tembusan kepada Kepala Bagian Logistik, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Toga Mahaji, mengizinkan pengembangan terumbu karang melalui penanaman tiga unit mesin ATM BRI.

sumber : bultein7.com

Thursday, February 22, 2018

Guru menebarkan hoax soal Megawati melarang adzan dikumandangkan Ditangkap


Sandi Ferdian (34) ditangkap oleh Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri karena menyebarkan berita hoax. Sandi mengabarkan bahwa Megawati Soekarnoputri adalah orang yang meminta pemerintah menghentikan adzan.
Menurut keterangan Kasubdit I Direktorat Siber Bareskrim Polri, Kombes Irwan Anwar, Sandi menyebarkan berita bohong dan berkonten SARA melalui grup WA dan sosial media.

Tersangka telah ditangkap pada hari Rabu, 21 Februari 2018 di Jalan KS Tubun, Taman Asri Baradatu, Kecamatan Way Kanan, Lampung. Profesi Sandi adalah sebagai guru. 

Sandi menyebarkan berita tersebut melalui akun Facebooknya 'Sandi SiKumbang' dengan judul: MEGAWATI MINTA PEMERINTAH TIADAKAN ADZAN DI MASJID, KARENA SUARANYA BERISIK. Postingan ini pun berhasil menjadi viral di media sosial. 

Sebelumnya Sandi mengaku bahwa berita itu ia dapat dari sebuah sosial media. Ia hanya mengcopy dan menyebarkannya melalui akun Facebook terseut.

Dari tersangka polisi menyita satu buah HP berikut SIM Card dan fotocopy resi KTP. Tersangka dijerat dengan Pasal 14 ayat 2 Undang Undang Republik Indonesia No 1 tahun 1946 dan Pasal 45 A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 16 Jo pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.


sumber : merdeka.com

Wednesday, February 21, 2018

Caesar, Pencabulan Siswi SMP Divonis 9 Tahun Penjara


BANDAR LAMPUNG (Bandar.ID) -Majelis Hakim Pengadilan Negeri, Kelas 1A, Tanjungkarang menjatuhkan vonis pidana hukuman terhadap terdakwa Caesar Ryan Agustiantoro (18), pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial Pr (15) selama 9 tahun penjara.
Hakim Ketua Aslan Ainin didampingi dua Hakim Anggota Ahmad Lakoni dan Syamsul Arief dalam sidang Jumat (2/2/2018), mengatakan terdakwa secara sah meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap koraban sesuai dalam pasal tuntutan jaksa.
Putusan Majelis selama 9 tahun terhadap terdakwa sesuai dengan tuntutan jaksa yang menuntut pelaku selama 9 tahun pidana penjara. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Sondang H. Marbun, menuntut terdakwa kasus pencabulan atas nama Caesar Ryan Agustiantoro (18) dengan pidana penjara selama 9 tahun.
Terdakwa hanya bisa tertunduk lesu di kursi persidangan saat mendengar tuntutan. Jaksa Sondang, Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama sembilan tahun, selain pidana penjara, Jaksa juga meminta Caesar denda Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan. 
"Kami menilai Caesar terbukti melanggar pasal 81 UU Nomor 17/2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak," kata Sondag.Berdassrkan fakta di persidangan, kata jaksa, terdakwa terbukti dimana dibenarkan saksi, alat bukti berupa visum et repertum nomor 357/5716.a/VII/02/4.13/IX/2017 tertanggal (1/11/2017) di RSUDAM. Jaksa mengatakan Caesar terbukti mencabuli Pr (15). Hal yang memberatkan kata jaksa perbuatan Caesar menghilang masa depan Pr dan meninggalkan trauma bagi korban dan keluarga. 

Sumber : lampost.co

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?


Bukan rahasia lagi kalau Indonesia punya banyak utang ke luar negeri. Melalui data Bank Indonesia, utang negara ini mencapai 343,13 miliar dollar Amerika atau setara Rp 4.636 triliun per September 2017.
Jika dilihat dari angkanya, tentu nilainya sangat fantastis. Tapi apakah semua itu salah? Sebenarnya utang diperlukan untuk kepentingan negara, seperti modal membangun negara, menutupi kekurangan anggaran, menjalin hubungan bilateral, bentuk pengakuan terhadap negara lain, dan masih banyak lagi lainnya.

Kabar baiknya, Indonesia bukanlah negara yang mempunyai utang terbesar di dunia. IDN Times telah merangkum 10 negara yang mempunyai utang tertinggi seperti dilansir dari Visual Capitalist.

1. Amerika Serikat

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?travelandleisure.com
Gak heran kalau Amerika punya utang tertinggi di dunia. Amerika merupakan negara ekonomi terbesar di dunia.
Per 2017, Amerika telah mencetak rekor mempunyai utang nasional tertinggi melampaui produk domestik bruto (PDB). Jumlah utang Amerika mencapai 19.947 miliar dollar Amerika per Januari 2018.

2. Jepang

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?linkedin.com

Negara ini memang dikenal sebagai yang paling maju dan berkembang dalam hal teknologi. Sayangnya, ahli keuangan dunia beranggapan Jepang berada dalam posisi keuangan yang sulit.
Hal tersebut dikarenakan utang nasional Jepang dan utang pemerintah terlihat sangat kontras. Meski utangnya lebih kecil dari Amerika yakni sekitar 11.813 miliar dollar Amerika, tapi jumlahnya dua kali lipat dibandingkan PDB. 

3. China

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?thatsmags.com

Sama halnya dengan Jepang, menurut Dana Moneter Internasional (IMF), China juga mengalami krisis finansial. Pasalnya, China termasuk negara yang sangat bergantung dengan utang terhadap negara lain.
Di 2018 ini, tercatat utang China sudah mencapai angka 4.976 miliar dollar Amerika.  Menurut IMF, utang tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi hampir 300 persen dari PDB pada 2022.

4. Italia

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?tripsavvy.com

Sebagai wisatawan, tentunya kamu hanya melihat keindahan alam, budaya, dan adat setempat yang mengagumkan. Apalagi Italia dikenal sebagai salah satu kota romantis yang memesona.
Sayangnya, pertumbuhan ekonomi Italia dikenal lambat dengan tingkat penggangguran yang tinggi. Hingga saat ini, Italia mempunyai utang sebesar 2.454 miliar dollar Amerika.

5. Perancis

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?tripsavvy.com

Sama halnya dengan Perancis, kamu pasti sering mendengar kasus penipuan terhadap wisatawan. Di negara seindah Perancis, mereka harus rela berutang kepada negara lain sebesar 2.375 miliar dollar Amerika.
Hasilnya memang sangat terlihat, seperti transportasi dan pembangunan di Perancis yang sangat maju.

6. Jerman

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?german-way.com

Masih di Eropa, Jerman merupakan eksportir terbesar ketiga di dunia. Jerman merupakan pencetus ekonomi dan integrasi politik Eropa.
Dalam hal ekonomi, Jerman memang sangat kuat, apalagi mereka memiliki produk dan jasa kompetitif untuk diekspor. Dalam membangun negaranya, Jerman telah mempunyai utang sebesar 2.491 miliar dollar Amerika.

7. Inggris

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?hdwallpapersz.in

Inggris termasuk negara yang terkena dampak krisis ekonomi pada 2008. Padahal pada 2007, rasio utang inggris terhadap PDB hanya 44 persen saja.
Hingga akhirnya, nilai utang tersebut terus mengalami peningkatan. Pada awal 2018 ini, tercatat utang Inggris sekitar 2.343 miliar dollar Amerika.

8. Brazil

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?moveabroadnow.com

Dalam beberapa tahun terakhir, rasio utang Brazil terus meningkat terhadap PDB-nya. Apalagi dalam hal ekonomi, Brazil kerap menghadapi skandal korupsi dalam jumlah yang sangat besar.
Dibandingkan sebelumnya, utang negara yang mencapai 1.501 miliar dollar pada 2017 tersebut menjadi angka tertinggi sejauh ini.

9. India 

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?thestar.com

Sama halnya dengan Indonesia, nilai mata uang India juga sering berubah terhadap suku bunga Amerika Serikat. Meski sama-sama relatif stabil, tapi India terkesan lebih parah. Dibandingkan utang Indonesia, India harus bersusah payah menanggung utang hingga 1.103 miliar dollar Amerika.

10. Kanada 

10 Negara dengan Utang Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Gak Ya?businessinsider.sg

Utang yang didapat Kanada lebih banyak dari PDB dibandingkan negara tetangganya, yakni Amerika Serikat. Tercatat jumlah utang Kanada sebesar 893 miliar dollar Amerika.
Meski utang pada 2017 lalu menjadi jumlah tertinggi, banyak ahli keuangan yang memperkirakan utang Kanada akan turun pada 2018. 
Itulah 10 negara yang memiliki utang terbesar di dunia ini. Menurut Sri Mulyani, ada dua cara mengurangi utang negara, yakni potong anggaran atau naikkan pajak.
Namun, jika itu dilakukan, kira-kira akan ada berapa banyak orang yang semangat untuk demo tentang kebijakan itu ya? Meski gak masuk dalam 10 besar negara dengan utang terbanyak, kita tak perlu jumawa. Apa yang akan kamu lakukan supaya utang Indonesia gak makin banyak?

sumber : idntimes.com

Bupati Lampung Tengah Jalani Pemeriksaan Pasca Ditangkap KPK

Bupati Lampung Tengah dan Calon Gubenur Lampung Mustafa dengan rompi tahanan berbicara kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (16/2). Mustafa terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan KPK mengamankan uang 1 milyar dan ditetapkan sebagai tersangka. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

JAKARTA (Bandar.ID) - Bupati nonaktif Lampung Tengah Mustafa menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Jakarta, Selasa (20/2/2018).
Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan pertama sejak Mustafa ditangkap oleh KPK.
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.
Menurut Febri, Mustafa akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka J Natalis Sinaga yang merupakan Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah.

Sementara, Natalis juga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rusliyanto yang merupakan anggota DPRD Lampung Tengah.
Selain itu, KPK juga memeriksa Rusliyanto sebagai saksi untuk Natalis Sinaga.
Pada hari ini, KPK juga memeriksa Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Taufik Rahman.
Mustafa ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman. Mereka diduga memberikan suap ke Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga dan anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto.

Suap tersebut untuk memuluskan langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah meminjam dana sebesar Rp 300 miliar kepada salah satu Badan Usaha Milik Negara, PT Sarana Multi Infrastruktur.
Terhitung sejak 16 Februari 2018, dilakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap Mustafa di Rumah Tahanan KPK

sumber : kompas.com

Tim Gabungan Razia Pelajar yang Keluyuran di Mall Pas Jam Sekolah

Foto. (Deni Zulniyadi)
BANDAR LAMPUNG (Bandar.ID) - Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, Pol PP Provinsi dan Kota Bandar Lampung menggelar razia pelajar dan tenaga pendidik di beberapa tempat di Bandar Lampung, Kamis (22/2/2018).
Dalam razia dengan sasaran pelajar SD, SMP, SMA yang keluar sekolah tanpa surat izin itu petugas mendapati dua siswi dari salah satu SMP swasta Bandar Lampung di Mall Boemi Kedaton. Kedua pelajar kelas delapan itu berinisial AT dan AU.
Kepada petugas, kedua pelajar ini mengaku sudah mendapat izin dari sekolah untuk pulang lebih awal. Pasalnya keduanya hendak pulang ke Way Kanan dan Tanjung Bintang dan mendapat tugas dari sekolah untuk mensosialisasikan sekolahnya kepada SD di daerah asal mereka.
Karena keduanya telah mengantongi izin dari sekolahnya, petugas mempersilahkan kedua siswi yang masih mengenakan seragam sekolah ini untuk pulang.
"Main boleh tapi jangan menggunakan atribut sekolah apalagi ini jam sekolah. Karena ada surat izin dilepas, tapi dengan syarat pulang ke rumah, jangan main ke mall, kalau masih terlihat kami bawa," kata anggota tim tiga Anita Cahya kepada siswi tersebut di MBK, Kamis (22/2/2018).
Sementara itu koordinator tim tiga, Jan Roma menjelaskan razia ini terbagi menjadi lima tim yang terdiri dari petugas gabungan polisi, pol pp dan dinas pendidikan, dan dewan pendidikan serta dinas sosial.
Tempat razia diantaranya adalah mall, tempat hiburan, dan tempat wisata. "Kalau didapat pelajar yang keluar tidak ada izin kita bawa untuk di data dan dibuat surat perjanjian supaya tidak mengulangi lagi, nanti kita akan panggil juga orang tuanya supaya tahu bahwa anaknya selama ini keluyuran," kata dia.
Disamping anak sekolah, para tenaga pendidik yang keluyuran pada jam sekolah juga menjadi sasaran razia ini. "Guru guru  juga,  kalau ada, akan kami amankan diserhakan ke dinas pendidikan, supaya dibina," kata dia.
Selain dua pelajar sekokah, belasan pelajar asal Liwa juga terjaring razia ini di MBK.
Mereka datang ke MBK karena mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang ke kampung halaman. Para siswa asal Liwa ini berada di Bandar Lampung dalam rangka mengikuti lomba di Universitas Teknokrat.
"Kami pertanyakan keberadaan disini sebagai apa, kenyataannya mereka disini dalam rangka lomba. Waktunya tiga hari, ini hari terakhir, berhubung lomba udah selesai belum waktunya pulang dan jemputan belum sampai mereka memanfatakan waktu untuk jalan jalan, kan teknokrat dengan MBK dekat. Dan mereka buukan termasuk sasaran kita," kata Jan Roma yang juga Kabid Tibum (ketertiban umum) Kota Bandar Lampung ini.
Menurut dia kegiatan razia ini akan terus dilakukan di Kota Bandar Lampung. "Hari pertama ini untuk evaluasi, apakah efektif, apakah jam perlu dirubah, dan lain lain. Diduga razia hari ini sudah bocor juga," kata dia. 

sumber : lampost.co

Karyawan BPJS Bandar Lampung Di Grebek Suaminya di Hotel


BANDAR LAMPUNG - Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Bandar Lampung Nurman membenarkan jika WI merupakan karyawan di kantor BPJS. "Iya benar, WI adalah karyawan kami (BPJS)," kata Nurman, Senin (19/2).
Nurman pun mengaku prihatin dan sangat menyayangkan atas perbuatan WI yang dinilai memalukan dan telah mencemarkan nama baik, terlebih masih mengenakan pakaian dinas saat digerebek.
"Perbuatan tersebut sangat langka sekali dan baru kali ini terjadi, kasus ini akan menjadi pembelajaran dan meningkatkan pengawasan ke depan kepada karyawan lainnya, untuk menjaga nama baik BPJS," ujarnya.

Video terkait


Nurman mengaku, pihaknya tengah mengkaji dan mendalami kasus yang melibatkan karyawannya.
"Kebetulan tadi siang (Senin) WI sudah kami panggil dan dimintai keterangan," ujar Nurman.
Nurman menilai, perbuatan WI sudah melanggar kode etik BPJS dan jika nantinya terbukti WI sendiri bakal dijatuhkan sanksi. Sanksi terberat bisa terancam dipecat.(rza)
sumber : tribunnews.com

Buat Hoax soal Orang Gila PKI Serang Pesantren, Pria Ini Minta Maaf

Pria Bogor Ini Ketahuan Buat Status Bohong soal Orang Gila Diduga PKI (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Jakarta - Akibat membuat status hoax soal PKI di media sosial Facebook, seorang pria berinisial FF warga Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat harus berurusan dengan aparat Polsek Kemang, Polres Bogor.
Peristiwa itu bermula saat FF membuat status dan menggunggah foto di salah satu grup United Muslim Ciber Crime.

Berikut status hoax yang ditulis FF:
"Kemarin sore ponpes riyadul ibtidha tepatnya kp nagrog desa tegal kecamatan kemang didatangi orang gila yang mengenduk enduk masuk ke ponpes kami. Ketika diintrograsi orang yang disangka 'gila' bisa menjawab pertanyaan kami (santri) dengan pasih. Bahkan si gila meminta ampun ke para santri sambil menangis.
Bahkan dua hari sebelumnya di kampung sebelah orang tersebut terciduk ada di lingkungan ponpes lain dengan aktivitas yang sama!!
Untuk saat ini orang tsb sudah diamankan pihak warga setempat dan tidak dititipkan ke polisi khawatir polisi melindungi dan menutup akses untuk para santri menggali informasi tentang orang tsb.
Untuk saudaraku semua keadaan ini sudah menjadi genting dan mengkhawatirkan. Sudah saatnya kita waspada dan agar mengsiapkan peralatan senjata dirumah masing-masing karena bisa jadi kita menjadi target operasi para PKI".
Postingan FF kemudian direspons sejumlah warganet lainnya. Mendapati adanya unggahan seperti itu, kepolisian kemudian bergerak dan mengecek kebenaran informasi yang diposting FF. Belakangan diketahui jika kabar yang dia pasang itu hoax alias bohong.
Kapolsek Kemang Kompol Ade Yusuf Hidayat menegaskan, tulisan yang diposting FF soal PKI itu bohong alias hoax. Pihak kepolisian sudah mengecek ke Ponpes tersebut bersama Ketua MUI Kemang.
"Bahkan pimpinan Ponpes itu pun menyatakan tidak benar. Semua baik-baik saja," kata Ade, saat di konfirmasi, Sabtu (17/2/2018).

sumber : liputan6.com

Gaji Pegawai Indomaret Lebih Tinggi dari Gaji Pegawai Bank

Seorang kasir merapikan kembali barang-barang di Indomaret Pondok Cabe VI pasca perampokan yang digagalkan Polres Tangerang Selatan dengan menembak mati seorang pelaku, Jalan Lapangan Terbang, Pamulang, Tangerang Selatan, 15 November 2017. TEMPO/Irsyan
Jakarta -Pekerja di sektor perbankan memiliki imej parlente dan kinclong. Namun ternyata, gaji yang mereka terima tidak secemerlang penampilan yang harus dijaga di depan para nasabah.
Isu kesejahteraan karyawan masih menjadi tantangan besar yang belum terpecahkan. Sebab, tidak semua pegawai bank mendapatkan gaji yang cukup untuk membiayai hidup layak.
–– ADVERTISEMENT ––

Prana Rifsana, Ketua Umum Serikat Pekerja PT Bank Permata Tbk., mengatakan pekerja di sektor perbankan di beberapa wilayah bahkan masih menerima gaji di bawah standar upah minimum provinsi
Dia mengambil contoh kasus di Kota Depok. Dalam penetapan upah minimum sektoral, para pekerja di industri jasa perbankan bersama dengan jasa perdagangan diputuskan mendapatkan upah Rp 3,69 juta per bulan.
Upah tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan gaji pekerja di sektor pasar modern, supermarket, dan hypermarket, yang ditetapkan Rp 3,98 juta per bulan. Upah pegawai bank jauh di bawah gaji pekerja di sektor kimia dasar, industri kimia organik, energi, dan logam yang ditetapkan Rp 4,17 juta per bulan.
Di Jawa Timur, upah karyawan bank di Kota Surabaya lebih rendah dibandingkan dengan pegawai bank di Kota Pasuruan. “Gaji pegawai bank di bawah upah pegawai pasar modern seperti Indomaret dan Alfamart," katanya kepada Bisnis belum lama ini.
Minimnya kesejahteraan pegawai bank menjadi salah satu agenda advokasi yang diusung oleh Jaringan Komunikasi Serikat Pekerja Perbankan (Jarkom SP Perbankan). Gabungan serikat pekerja dari 19 bank tersebut menuntut upah layak bagi para pekerja di sektor perbankan.
Tuntutan utama mereka adalah kenaikan upah sebesar 30% di atas Upah Minimum Provinsi (UMP). Mereka merasa layak mendapatkan kenaikan upah mengingat besarnya kontribusi sektor perbankan terhadap perekonomian nasional.
Selama ini, menurut Prana, rendahnya upah yang diterima oleh pegawai bank disebabkan oleh minimnya keterlibatan serikat pekerja dalam penentuan upah. Serikat pekerja sudah berupaya berunding dengan asosiasi perbankan seperti Persatuan Perbankan Nasional (Perbanas), Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo), dan Himpunan Bank Negara (Himbara).
Namun, pada setiap perundingan tersebut tidak satupun dari asosiasi yang merasa dapat mewakili perusahaan industri perbankan dalam merundingkan upah minimum sektor perbankan.
Padahal, di sisi lain, kontribusi sektor perbankan terhadap pertumbuhan perekonomian nasional maupun daerah cukup besar.
Dia memaparkan data, pada kuartal III tahun lalu kontribusi laba emiten sektor perbankan terhadap ekonomi nasional mencapai 27,53%. Hanya kalah dari emiten farmasi.

sumber : tempo.co

Tuesday, February 20, 2018

Kades Ditahan Lantaran Korupsi Dana Desa

Foto : Parningotan/MetroTabagsel/kpg
Kepala Desa Tangga Bosi berinisial AH akhirnya ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Sibuhuan Kabupaten Palas, Sumatera Utara, Rabu (29/11) kemarin.
Tersangka kasus korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2016 tersebut langsung dijebloskan ke penjara setelah menjalani pemeriksaan.
Kepala Desa menggunakan rompi tahanan langsung diboyong ke mobil tahanan menuju cabang rutan Sibuhuan sekira pukul 13.30 WIB.
Dia dititipkan sebagai tahanan Kejaksaan hingga 20 hari ke depan di cabang rutan Sibuhuan.
Kasus yang ditangani Jaksa penyidik masing-masing Ferry Ginanta Ginting SH, Dafit Riadi SH, Paul Derabrata Sinulingga SH, Muslimin SH dan Anggi Romadon SH ini masih proses untuk ke tahap II.
Penahanan terhadap Kepala Desa Tanggo Bosi sesuai dengan hukum perkara dimaksud memenuhi syarat formil dan materil untuk dilakukan penahanan. Karena terbukti melakukan korupsi dana desa yang menimbulkan kerugian bagi negara dan daerah berkisar Rp 286 juta.
“Kerugian keuangan negara berdasarkan laporan audit Infektorat Kabupaten Palas atas penggunaan dana desa (DD) tahun anggaran 2016 lalu. Dalam hal ini tersangka dikenakan UU Tipikor 31 tahun 1999 jo UU No 20/2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukum maksimal 15 tahun penjara,” kata penyidik Dafit Riadi SH selaku Kasi Intel.
Sebelumnya, jumlah DD Tangga Bosi sebesar Rp667 juta lebih yang akan dibangunkan untuk pengerasan jalan, MCK dan pengadaan laptop, Taratak serta kursi. Namun dalam proses pengerjaan jalan yang dikerjakan merupakan jalan kabupaten yang dibuka oleh dinas pekerjaan umum kemudian dilanjutkan PNPM.
Sedangkan pembangunan MCK yang direncanakan di bagian Masjid Roudhotul Jannah Desa Tangga Bosi dengan anggaran Rp146 juta, dipindahkan tanpa sepengetahuan warga ke lokasi MDA Tangga Bosi dengan biaya yang diperkirakan hanya Rp40 juta. Sementara laptop dan taratak tidak terlihat barangnya.

Sumber : indopos.co.id